Category: English Version

  • Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda Metro : Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda Metro : Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama keluarga besar The Jakmania di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kepolisian dan komunitas suporter sekaligus merawat kebersamaan dalam menjaga ibu kota tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran. Dari The Jakmania hadir Ketua Umum Aditya, Ketua Harian Bayu, jajaran pengurus, serta perwakilan enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah dari Jakarta dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Asep menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar The Jakmania sekaligus mengapresiasi komitmen suporter selama rangkaian laga Persija melawan Persib.

    Ia juga menyampaikan selamat atas kemenangan Persija serta keberhasilan mempertahankan catatan positif saat bermain di kandang.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan The Jakmania, sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan berakhir. Semua dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar. Ini menjadi modal yang baik untuk kita jaga bersama,” ujar Komjen Asep.

    Menurutnya, pengalaman tersebut tidak cukup berhenti pada satu laga. Hubungan yang sudah terjalin perlu diteruskan hingga tingkat kewilayahan agar kepolisian dan komunitas suporter semakin dekat dalam membangun suasana yang tertib.

    “Saya berharap The Jakmania dapat menjadi mitra utama Polres. Polres dan Korwil di wilayah masing-masing harus terus membangun kedekatan, sehingga setiap hal dapat dikomunikasikan dengan baik sejak awal,” kata Komjen Asep.

    Peran para Koordinator Wilayah turut menjadi perhatian. Kapolda meminta mereka benar-benar mengenal dan merangkul anggotanya. Sebab, The Jakmania terdiri atas beragam usia, profesi, latar belakang, dan karakter, namun dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada Persija dan Jakarta.

    “Keberagaman itu harus menjadi kekuatan. Saling jaga, saling ingatkan, dan jangan biarkan ada rekan kita yang salah melangkah hingga merugikan dirinya sendiri, keluarga, maupun nama besar The Jakmania,” ujarnya.

    Komjen Asep menegaskan, keamanan ibu kota bukan semata-mata tugas kepolisian. Komunitas, kelompok suporter, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjaga energi positif yang sudah tumbuh.

    “Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita semua. Mari rawat kebersamaan ini dan tunjukkan bahwa kecintaan kepada Persija dapat diwujudkan dengan sportivitas, ketertiban, serta semangat untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Komjen Asep.

    Ia berharap semangat tersebut hadir dalam setiap laga Persija. Dukungan kepada klub, menurutnya, akan semakin bermakna ketika disertai kedewasaan, kepedulian terhadap sesama, dan sikap yang tidak merugikan komunitas.

    Ketua Umum The Jakmania Aditya menyambut positif hubungan yang terjalin dengan Polda Metro Jaya. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat diperluas, tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan program positif bagi masyarakat.

    “Ke depan kita akan terus berjalan bersama dan membanggakan warga Jakarta. Kolaborasi tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania,” ujar Aditya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kemitraan dengan komunitas suporter menjadi salah satu kekuatan dalam membangun keamanan dari lingkungan masyarakat sendiri. Menurut Kombes Budi, kedekatan hingga tingkat kewilayahan diharapkan membuka ruang komunikasi lebih dini sehingga berbagai persoalan dapat dicegah dan diselesaikan dengan semangat kebersamaan.

    Tasyakuran tersebut menegaskan bahwa hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania tidak berhenti pada satu pertandingan.

    Sportivitas, kepedulian, dan budaya saling menjaga diharapkan terus tumbuh menjadi energi bersama dalam Jaga Jakarta.

    pakar seo polri , pakar seo , pakar seo indonesia , pakar seo terbaik

    Mohammad Khoirul Amin, Khoirul Amin , Amin

     

  • Kapolda Dan Wakapolda Metro Jaya Hadiri Kompolnas Awards 2026

    Kapolda Dan Wakapolda Metro Jaya Hadiri Kompolnas Awards 2026

    Bisnis. Sumber ilustrasi: Unsplash
    sumber: dokumentasi istimewa

    Kapolda Metro Jaya bersama Wakapolda Metro Jaya menghadiri Penganugerahan Kompolnas Awards 2026 yang berlangsung di Sari Pacific Hotel Jakarta, Kamis (17/9/2026).

    Kompolnas Awards menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kinerja, inovasi, integritas, dan kontribusi personel maupun satuan kerja di lingkungan Polri. Pada tahun ini, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah satuan kerja dan personel dari berbagai wilayah.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang secara konsisten menyelenggarakan Kompolnas Awards. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.

    Kapolri juga berharap penghargaan yang diberikan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi semata. Berbagai capaian dan inovasi yang telah dilakukan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan kerja lainnya untuk terus mengembangkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

    Kompolnas Awards 2026 juga memiliki proses penilaian yang dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur. Penilaian tersebut mencakup kinerja, inovasi, praktik baik, kepemimpinan, serta dampak pelayanan kepada masyarakat.

    Kehadiran Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap semangat peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan berbagai inovasi di lingkungan kepolisian.

    Melalui kegiatan seperti Kompolnas Awards, setiap satuan kerja dan personel diharapkan dapat terus belajar dari berbagai praktik baik yang telah dilakukan. Hal tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat.